Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah salah satu sumber energi terbarukan yang semakin populer di Indonesia, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Sistem PLTS mengubah sinar matahari menjadi listrik menggunakan panel surya, yang ramah lingkungan dan berpotensi mengurangi biaya listrik dalam jangka panjang.
Namun, banyak orang yang masih bertanya-tanya tentang biaya pemasangan sistem PLTS. Harga pemasangan PLTS dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran sistem, kualitas panel surya, lokasi, dan jenis instalasi. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai faktor yang memengaruhi biaya pemasangan PLTS dan perkiraan harga pemasangan PLTS di Indonesia.
Baca Juga : Kelebihan Memakai Jasa Pasang Instalasi Panel Surya
Table of Contents
ToggleFaktor yang Mempengaruhi Harga Pemasangan PLTS
Ukuran dan Kapasitas Sistem PLTS Salah satu faktor utama yang menentukan harga pemasangan PLTS adalah ukuran atau kapasitas sistem yang dipasang. Semakin besar kapasitas sistem, semakin banyak panel surya yang dibutuhkan, yang berarti biaya pemasangan juga akan semakin tinggi.
PLTS Rumahan: Untuk rumah tangga, sistem PLTS umumnya memiliki kapasitas antara 1 kWp hingga 10 kWp. Sistem dengan kapasitas 1 kWp cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga kecil, sementara sistem dengan kapasitas 5 kWp atau lebih dapat memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga besar. Untuk kapasitas ini, harga pemasangan bisa berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 100 juta, tergantung pada berbagai faktor.
PLTS Komersial: Untuk perusahaan atau bisnis, kapasitas sistem yang dibutuhkan biasanya lebih besar. Sistem PLTS komersial bisa memiliki kapasitas mulai dari 10 kWp hingga lebih dari 100 kWp, dengan biaya yang lebih tinggi. Harga pemasangan untuk sistem ini bisa mencapai ratusan juta rupiah hingga miliaran rupiah.
Jenis dan Kualitas Panel Surya Kualitas panel surya sangat memengaruhi harga pemasangan PLTS. Ada beberapa jenis panel surya yang tersedia di pasar, seperti:
- Monocrystalline: Panel surya monocrystalline dikenal memiliki efisiensi yang tinggi dan daya tahan yang lama. Harga panel jenis ini lebih mahal dibandingkan jenis lainnya.
- Polycrystalline: Panel surya polycrystalline memiliki efisiensi yang sedikit lebih rendah, namun harganya lebih terjangkau.
- Thin-Film: Panel surya tipe ini memiliki efisiensi yang lebih rendah tetapi lebih fleksibel dalam hal instalasi dan harga lebih murah.
Panel surya berkualitas tinggi akan lebih tahan lama dan efisien dalam menghasilkan energi. Meskipun harga panel ini lebih mahal di awal, dalam jangka panjang biaya operasional dan perawatan yang lebih rendah dapat menghasilkan penghematan yang signifikan.
Biaya Instalasi Biaya instalasi untuk PLTS juga bervariasi tergantung pada lokasi dan kompleksitas instalasi. Instalasi sistem PLTS untuk rumah dengan atap datar biasanya lebih murah dibandingkan dengan atap miring atau instalasi sistem di area yang lebih sulit dijangkau. Biaya instalasi ini biasanya mencakup biaya pemasangan rangka, kabel, inverter, dan komponen lainnya yang diperlukan untuk menghubungkan panel surya dengan sistem listrik rumah.
Lokasi Pemasangan Lokasi tempat pemasangan PLTS juga memengaruhi biaya. Di daerah dengan paparan sinar matahari yang lebih intens, efisiensi panel surya akan lebih tinggi, yang memungkinkan untuk menggunakan sistem dengan kapasitas yang lebih kecil. Di sisi lain, daerah yang lebih sering mendung atau hujan dapat memerlukan sistem dengan kapasitas lebih besar untuk menghasilkan jumlah energi yang sama, yang berarti biaya pemasangan bisa lebih tinggi.
Biaya Pemeliharaan dan Garansi Meskipun panel surya dikenal dengan kebutuhan pemeliharaan yang rendah, sistem PLTS masih memerlukan perawatan untuk memastikan kinerja optimal. Beberapa penyedia layanan menawarkan garansi tambahan dan perawatan berkala dengan biaya yang bervariasi.
Subsidy dan Insentif Pemerintah Pemerintah Indonesia menawarkan beberapa insentif dan kebijakan untuk mendorong penggunaan energi terbarukan, termasuk PLTS. Beberapa kebijakan pemerintah, seperti tarif listrik yang lebih rendah atau bahkan subsidi untuk pemasangan PLTS di daerah tertentu, dapat mengurangi total biaya pemasangan.
Estimasi Biaya Pemasangan PLTS di Indonesia
Berdasarkan berbagai sumber, berikut adalah estimasi biaya pemasangan PLTS di Indonesia per tahun 2025:
PLTS Rumahan (1 kWp – 5 kWp): Untuk rumah tangga dengan kapasitas antara 1 kWp hingga 5 kWp, harga pemasangan bisa berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 80 juta. Biaya ini mencakup harga panel surya, inverter, biaya instalasi, serta biaya pengiriman dan pemasangan.
PLTS Komersial (10 kWp – 100 kWp): Untuk bisnis atau bangunan komersial, harga pemasangan sistem PLTS dengan kapasitas 10 kWp hingga 100 kWp bisa berkisar antara Rp 150 juta hingga Rp 1,5 miliar. Harga ini bervariasi tergantung pada kapasitas, jenis panel surya yang digunakan, dan tingkat kesulitan instalasi.
PLTS Industri (100 kWp ke atas): Untuk sistem PLTS yang lebih besar, seperti di kawasan industri, harga pemasangan bisa mencapai Rp 2 miliar hingga lebih dari Rp 10 miliar. Biaya ini tergantung pada kapasitas, lokasi, dan teknologi yang digunakan dalam sistem.
Keuntungan Menggunakan PLTS
Penghematan Biaya Listrik Jangka Panjang Meskipun biaya awal untuk pemasangan PLTS bisa cukup tinggi, sistem ini dapat menghasilkan penghematan yang signifikan dalam jangka panjang. Dengan menggunakan energi matahari, tagihan listrik Anda akan berkurang atau bahkan hilang sepenuhnya setelah beberapa tahun, tergantung pada kapasitas sistem dan konsumsi listrik.
Energi Terbarukan dan Ramah Lingkungan Menggunakan PLTS dapat membantu mengurangi emisi karbon dan dampak lingkungan dari penggunaan energi fosil. Ini adalah langkah positif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.
Menambah Nilai Properti Rumah atau bangunan yang dilengkapi dengan sistem PLTS dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Ini dapat menjadi nilai tambah bagi pemilik properti yang ingin menjual rumah mereka di masa depan.
Kesimpulan
Harga pemasangan PLTS di Indonesia bervariasi tergantung pada berbagai faktor, termasuk ukuran sistem, kualitas panel, biaya instalasi, dan lokasi pemasangan. Untuk rumah tangga, harga pemasangan PLTS biasanya berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 80 juta, sementara untuk bisnis atau industri, harga pemasangan bisa jauh lebih tinggi, mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.
Meskipun biaya pemasangan awal cukup tinggi, investasi dalam PLTS dapat memberikan penghematan jangka panjang dalam tagihan listrik, serta memberikan manfaat lingkungan yang signifikan. Dengan berbagai kebijakan pemerintah yang mendukung energi terbarukan, kini semakin banyak rumah tangga dan bisnis yang mempertimbangkan pemasangan PLTS sebagai solusi energi yang berkelanjutan.


