Penggunaan panel surya kini semakin diminati masyarakat Indonesia, baik untuk rumah tinggal, gedung perkantoran, industri, hingga fasilitas umum. Selain mampu menghemat tagihan listrik dalam jangka panjang, panel surya juga mendukung penggunaan energi bersih dan ramah lingkungan. Namun, salah satu pertanyaan utama sebelum memasang sistem tenaga surya adalah mengenai biaya pemasangan panel surya. Artikel ini membahas detail harga, komponen biaya, jenis panel, keunggulan sistem, serta cakupan layanan di seluruh Indonesia.
Apa Itu Panel Surya dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Panel surya (solar panel) adalah perangkat yang mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik menggunakan sel fotovoltaik (PV). Sistem panel surya bekerja secara otomatis menangkap energi dari sinar matahari, kemudian mengubahnya menjadi listrik yang dapat digunakan sebagai sumber daya sehari-hari. Panel surya dapat terhubung ke sistem PLN (on-grid), berdiri sendiri menggunakan baterai (off-grid), atau kombinasi keduanya (hybrid).
Baca Juga : Harga Panel Surya
Komponen Utama dalam Pemasangan Panel Surya
Biaya pemasangan panel surya sangat dipengaruhi oleh komponen yang dipilih. Berikut komponen utama dalam sistem PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya):
Panel Surya (Solar Module)
Merupakan komponen utama yang menangkap energi matahari. Tersedia dalam berbagai kapasitas seperti 100W, 250W, 450W, 550W, hingga 600W.Inverter
Mengubah arus DC dari panel menjadi arus AC yang digunakan perangkat rumah tangga.Baterai (Opsional)
Untuk sistem off-grid dan hybrid, digunakan untuk menyimpan energi.Solar Charge Controller (SCC)
Mengatur pengisian baterai agar stabil dan aman.Rangka & Bracket
Struktur yang digunakan untuk pemasangan panel di atap atau tanah.Kabel & Aksesoris
Sebagai penghubung seluruh komponen sistem.Biaya Instalasi & Tenaga Teknis
Termasuk survey, desain sistem, instalasi, konfigurasi, dan pengujian.
Jenis Sistem Panel Surya yang Mempengaruhi Biaya
Sistem On-Grid
Terhubung ke listrik PLN tanpa baterai. Paling populer karena biaya lebih murah dan efisiensi lebih tinggi.
Sistem Off-Grid
Beroperasi mandiri menggunakan baterai. Cocok untuk wilayah tanpa akses PLN tetapi biaya lebih tinggi.
Sistem Hybrid
Kombinasi PLN dan baterai. Fleksibel dan tetap menyala saat listrik padam.
Estimasi Biaya Pemasangan Panel Surya di Indonesia
Berikut kisaran biaya pemasangan panel surya untuk rumah dan bisnis:
1. Kapasitas 1.000 Watt (1 kWp)
Cocok untuk rumah kecil hingga menengah.
Harga: Rp 15.000.000 – Rp 22.000.000
2. Kapasitas 2.000 Watt (2 kWp)
Dapat mengurangi 30–40% tagihan listrik bulanan.
Harga: Rp 25.000.000 – Rp 35.000.000
3. Kapasitas 3.000 Watt (3 kWp)
Cocok untuk rumah menengah dengan penggunaan AC dan kulkas besar.
Harga: Rp 38.000.000 – Rp 55.000.000
4. Kapasitas 5 kWp
Sering digunakan untuk rumah premium dan kantor kecil.
Harga: Rp 60.000.000 – Rp 90.000.000
5. Kapasitas 10 kWp
Dipakai untuk gedung, ruko besar, bisnis, dan industri kecil.
Harga: Rp 120.000.000 – Rp 180.000.000
Catatan:
Harga dapat berubah sesuai jenis panel, merek inverter, penggunaan baterai, struktur atap, dan lokasi pemasangan.
Faktor yang Mempengaruhi Biaya Pemasangan Panel Surya
Jenis panel (mono atau polycrystalline)
Panel monocrystalline lebih mahal tetapi lebih efisien.Lokasi pemasangan
Daerah luar pulau biasanya memiliki biaya logistik lebih tinggi.Kapasitas sistem
Semakin besar kapasitas, biaya per watt biasanya lebih murah.Kondisi atap
Atap baja ringan, genteng, atau dak beton berbeda metode instalasinya.Pemilihan baterai (opsional)
Baterai lithium lebih mahal dibanding VRLA.
Keuntungan Menggunakan Panel Surya
Penghematan listrik hingga 50–90%
Ramahl lingkungan, tanpa polusi
Nilai properti meningkat
Bisa digunakan saat pemadaman (jika hybrid/off-grid)
Perawatan minimal
Umur panjang hingga 25–30 tahun
Proses Pemasangan Panel Surya
Konsultasi kebutuhan energi
Survey lokasi
Pembuatan desain PLTS
Penentuan komponen sistem
Instalasi & konfigurasi
Testing & commissioning
Monitoring penggunaan
Garansi & perawatan
Cakupan Layanan Pemasangan Panel Surya di Seluruh Indonesia
Kami melayani penjualan dan pemasangan panel surya ke seluruh wilayah Indonesia:
Pulau Jawa
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bandung, Garut, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Sidoarjo, Malang.
Sumatra
Medan, Palembang, Pekanbaru, Jambi, Padang, Banda Aceh, Lampung, Bengkulu, Batam.
Kalimantan
Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Tarakan.
Sulawesi
Makassar, Manado, Gorontalo, Palu, Kendari.
Bali & NTB
Denpasar, Badung, Gianyar, Mataram, Lombok.
Papua & Maluku
Jayapura, Sorong, Ambon, Manokwari, Ternate.
Dengan jaringan teknisi berpengalaman, kami memastikan instalasi aman, rapi, dan sesuai standar.
Rekomendasi Kapasitas Panel Surya Berdasarkan Kebutuhan Rumah
Rumah kecil (350–450 VA): 1 kWp
Rumah menengah (900–1300 VA): 2–3 kWp
Rumah premium (2200–3500 VA): 5–6 kWp
Kantor kecil: 5–10 kWp
Industri: 20 kWp ke atas
Berapa Lama Balik Modal Panel Surya?
Rata-rata ROI atau balik modal panel surya adalah 4–7 tahun. Setelah itu, penggunaan listrik Anda bisa jauh lebih murah bahkan gratis (untuk sistem off-grid atau hybrid).
FAQ Biaya Pemasangan Panel Surya
1. Berapa biaya pemasangan panel surya untuk rumah?
Mulai Rp 15 juta untuk kapasitas 1 kWp dan bervariasi sesuai kebutuhan energi.
2. Apakah perlu izin PLN untuk memasang panel surya?
Untuk sistem on-grid, perlu registrasi SLO dan persetujuan PLN.
3. Berapa lama proses pemasangan?
Instalasi rata-rata 1–3 hari tergantung kapasitas.
4. Apakah panel surya perlu perawatan rutin?
Minimal, cukup dibersihkan 1–2 bulan sekali agar efisiensi tetap optimal.
5. Apa garansi panel surya?
Panel umumnya memiliki garansi produk 10–12 tahun dan garansi performa 25 tahun.
6. Apakah panel surya bisa dipasang di semua jenis atap?
Bisa, baik atap genteng, spandek, dak beton, maupun atap baja ringan.
7. Apakah biaya instalasi sudah termasuk inverter dan kabel?
Ya, paket pemasangan lengkap meliputi panel, inverter, bracket, kabel, dan instalasi.
8. Apakah bisa pasang panel surya tanpa baterai?
Bisa. Sistem on-grid tidak membutuhkan baterai sehingga lebih hemat biaya.


