Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di bangunan merupakan salah satu solusi efisien untuk menghasilkan energi listrik ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. PLTS mengubah energi matahari menjadi energi listrik menggunakan panel surya. Dalam panduan ini, kita akan membahas langkah-langkah dalam memasang PLTS pada bangunan, mulai dari perencanaan hingga pemasangan dan pemeliharaan.
Baca Juga: Biaya Investasi Panel Surya Secara Optimal
Table of Contents
Toggle1. Menentukan Kebutuhan Energi Listrik
Langkah pertama dalam memasang PLTS adalah mengetahui berapa banyak energi listrik yang dibutuhkan oleh bangunan. Ini bisa dihitung berdasarkan pemakaian listrik bulanan dari alat-alat elektronik yang ada di rumah atau bangunan tersebut. Beberapa peralatan yang perlu dipertimbangkan adalah:
Lampu
AC atau kipas angin
Kulkas
Mesin cuci
Peralatan elektronik lainnya
Setelah itu, jumlahkan konsumsi energi dalam satuan kilowatt-jam (kWh) yang tertera pada tag peralatan listrik yang digunakan. Dengan informasi ini, Anda dapat menentukan berapa banyak energi yang perlu diproduksi oleh sistem PLTS.
2. Memilih Jenis Sistem PLTS
Terdapat dua jenis sistem PLTS yang umum digunakan:
PLTS Grid-Tie: Sistem ini menghubungkan panel surya dengan jaringan listrik PLN. Keunggulannya adalah Anda dapat mengalirkan energi yang tidak terpakai ke jaringan PLN dan menerima kompensasi tagihan listrik.
PLTS Off-Grid: Sistem ini tidak terhubung dengan jaringan PLN, cocok untuk lokasi yang jauh dari jaringan listrik. Sistem ini membutuhkan baterai untuk menyimpan energi cadangan agar bisa digunakan saat malam hari atau cuaca mendung.
Pilih jenis sistem yang sesuai dengan kebutuhan dan lokasi Anda.
3. Menghitung Jumlah Panel Surya yang Dibutuhkan
Setelah mengetahui kebutuhan energi, langkah selanjutnya adalah menentukan jumlah panel surya yang dibutuhkan. Satu panel surya biasanya menghasilkan daya sekitar 300 watt, meskipun ini dapat bervariasi tergantung pada merek dan modelnya.
Untuk menghitung jumlah panel surya, gunakan rumus berikut:
Jumlah Panel Surya=Kebutuhan Energi Listrik (kWh)Kapasitas Panel Surya (kW)Jumlah\ Panel\ Surya = \frac{Kebutuhan\ Energi\ Listrik\ (kWh)}{Kapasitas\ Panel\ Surya\ (kW)}Jumlah Panel Surya=Kapasitas Panel Surya (kW)Kebutuhan Energi Listrik (kWh)
Misalnya, jika kebutuhan energi bulanan Anda adalah 600 kWh dan kapasitas panel surya yang dipilih adalah 300 watt (0,3 kW), maka:
Jumlah Panel Surya=6000,3=2000 watt atau 6 panelJumlah\ Panel\ Surya = \frac{600}{0,3} = 2000\ watt\ atau\ 6\ panelJumlah Panel Surya=0,3600=2000 watt atau 6 panel
Pastikan untuk mempertimbangkan faktor efisiensi panel surya, yang biasanya berada di kisaran 70-85%, serta potensi radiasi matahari di lokasi Anda.
4. Perencanaan Lokasi Pemasangan Panel Surya
Panel surya harus dipasang di lokasi yang mendapat sinar matahari langsung sepanjang hari. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan saat memilih lokasi adalah:
Arah: Panel surya sebaiknya dipasang menghadap ke arah matahari untuk mendapatkan paparan sinar maksimal. Di Indonesia, arah terbaik adalah menghadap ke arah utara (di belahan bumi selatan).
Kemiringan: Panel surya sebaiknya dipasang pada sudut kemiringan sekitar 15° hingga 30°, tergantung pada lokasi dan sudut matahari yang ideal.
Kebersihan: Pastikan panel surya terpasang di tempat yang bebas dari bayangan pohon atau bangunan yang dapat menghalangi sinar matahari.
Struktur Atap: Pastikan atap bangunan dapat menahan beban panel surya dan struktur atap dalam kondisi baik.
5. Instalasi Sistem PLTS
Instalasi sistem PLTS melibatkan beberapa komponen utama, yaitu:
Panel Surya: Digunakan untuk menangkap energi matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik.
Inverter: Berfungsi untuk mengubah listrik DC (arus searah) yang dihasilkan oleh panel surya menjadi listrik AC (arus bolak-balik) yang dapat digunakan oleh peralatan listrik di rumah.
Baterai (untuk sistem Off-Grid): Digunakan untuk menyimpan energi yang dihasilkan oleh panel surya sehingga bisa digunakan saat malam hari atau saat cuaca mendung.
Pengatur Daya: Untuk mengatur aliran listrik yang masuk ke dalam sistem dan memastikan sistem bekerja dengan baik.
Instalasi dilakukan oleh teknisi yang berpengalaman. Pastikan sistem listrik rumah Anda telah memenuhi standar keselamatan dan menggunakan komponen yang bersertifikat.
6. Menghubungkan ke Jaringan Listrik
Untuk sistem Grid-Tie, Anda perlu menghubungkan sistem PLTS ke jaringan PLN. Hal ini memerlukan izin dari PLN dan pemeriksaan teknis. Anda juga akan memerlukan meter listrik dua arah yang mengukur energi yang dikirim ke jaringan PLN dan energi yang diterima dari PLN.
Jika sistem bekerja dengan baik, energi yang tidak terpakai dapat disalurkan kembali ke jaringan PLN, dan Anda bisa mendapatkan kompensasi melalui sistem net metering.
7. Pengujian dan Penyesuaian
Setelah semua komponen terpasang, lakukan pengujian untuk memastikan bahwa sistem PLTS bekerja dengan baik. Periksa panel surya, inverter, dan seluruh sistem kelistrikan untuk memastikan bahwa semuanya berfungsi secara optimal.
Pengujian ini penting untuk mendeteksi potensi masalah atau ketidaksesuaian dengan perencanaan sebelumnya, seperti kurangnya daya yang dihasilkan atau kesalahan instalasi.
8. Pemeliharaan dan Monitoring
PLTS umumnya membutuhkan perawatan yang minimal, namun tetap perlu diperhatikan agar sistem terus berfungsi dengan baik. Beberapa langkah pemeliharaan yang perlu dilakukan adalah:
Pembersihan Panel Surya: Bersihkan panel secara berkala untuk menghilangkan debu atau kotoran yang dapat mengurangi efisiensi.
Pemeriksaan Kabel dan Inverter: Pastikan tidak ada kerusakan pada kabel atau inverter. Inverter biasanya memiliki umur 5-10 tahun, jadi pastikan untuk memeriksa kinerjanya secara berkala.
Pemantauan Kinerja Sistem: Beberapa sistem PLTS dilengkapi dengan alat pemantau kinerja yang memungkinkan Anda untuk melacak seberapa banyak energi yang dihasilkan setiap hari.
9. Manfaat dan Keuntungan PLTS
Penghematan Energi: Mengurangi tagihan listrik secara signifikan, terutama jika Anda memilih sistem Grid-Tie.
Energi Ramah Lingkungan: Menghasilkan energi bersih tanpa emisi gas rumah kaca.
Mandiri Energi: Dengan sistem Off-Grid, Anda tidak lagi bergantung pada jaringan listrik PLN, cocok untuk daerah terpencil.
Kesimpulan
Pemasangan PLTS adalah langkah cerdas untuk meningkatkan efisiensi energi di rumah atau bangunan Anda. Dengan merencanakan kebutuhan energi, memilih sistem yang tepat, serta melakukan pemasangan dan pemeliharaan dengan benar, PLTS dapat menjadi investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang. Sebagai bonus, Anda berkontribusi pada pengurangan jejak karbon dan mendukung penggunaan energi terbarukan di Indonesia.


